Hemat itu Gak Susah Kok! Coba Deh Tips Menabung dalam Seminggu Ini

Tips menabung seringkali disepelekan oleh kebanyakan orang dengan alasan gampang. Tapi ujung-ujungnya gagal terus dan  malah gak bisa makan di akhir bulan.

Pasalnya, gak sedikit orang yang niatnya mau hemat tapi tetep aja boros karena godaan. Cuma gigit jari doang yang bisa dilakuin.

Contoh sederhana aja, beli bahan makanan sekaligus banyak dan ujung-ujungnya malah gak terpakai karena keburu expired. Kalau seperti itu kan yang ada kamu sendiri yang susah.

Bosan gak sih kamu ngeliat isi dompet yang kering kerontang setiap akhir bulan?

Nah, mumpung masih tengah bulan nih, yuk atur pengeluaran kamu dengan baik biar gak makan mie instan terus setiap hari.

Gak usah lama-lama, berikut ini adalah tips menabung yang bisa kamu lakukan dalam seminggu. Yuk, simak selengkapnya.

Hari ke-1: Ketahui kebiasaan burukmu

tips-menabung
Tanam duit setiap hari (therawbuzz)

Hari pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan mengetahui kebiasaan burukmu menghabiskan uang, seperti apakah kamu doyan jajan atau mungkin kamu termasuk orang yang “lapar mata” saat belanja.

Dengan mengetahui kebiasaan buruk yang menjadi penyebab keuanganmu tidak stabil, maka kamu bisa mulai mencari solusinya.

Misalnya kamu masuk ke dalam golongan orang yang “lapar mata” saat pergi ke mall. Jadi, tahan dirimu untuk tidak pergi ke mall dalam beberapa waktu.

Kalau pun memang ada kebutuhan yang harus dibeli, fokus pada barang tersebut dan segera pulang setelah membelinya. Jangan sampai kamu kalap dan uangmu terbuang percuma karena membeli barang yang gak dibutuhkan.

Hari ke-2: Merekap pengeluaranmu di bulan terakhir

Gak sedikit orang yang tidak memiliki catatan pemasukan dan pengeluaran setiap bulan. Jadi gak heran kalau mereka gak tahu kemana duitnya pergi. Tiba-tiba udah habis aja bahkan sebelum akhir bulan.

Untuk gak mengalami hal itu terus menerus, kamu perlu mencatat pengeluaran secara detail. Dan untuk memulainya, luangkan waktumu beberapa saat untuk merekap pengeluaranmu di bulan terakhir.

Dengan begitu, kamu bisa tahu mana yang jadi prioritas pengeluaranmu dan mengerem pengeluaran yang tidak penting di bulan selanjutnya. Selain itu, kamu juga jadi tahu berapa kira-kira dana yang perlu disiapkan setiap bulan buat pengeluaran wajib, seperti uang kosan, cicilan kendaraan, uang makan, dan lainnya.

Setelah selesai mencatat uang yang harus kamu keluarkan untuk kebutuhan pokok, lanjutkan dengan mencatat biaya lain yang tanpa disadari ternyata cukup menguras saldo rekeningmu setiap bulan, seperti pulsa dan internet, Spotify, member gym, dan lain-lain.

Hari ke-3: Menekan biaya

tips-menabung
Menekan biaya pengeluaran (ytravelblog)

Pernah gak sih kamu menyadari kalau setiap bulannya kamu mengeluarkan uang untuk hal yang gak benar-benar dibutuhin? Parahnya lagi, bahkan pengeluaran itu gak kecil jumlahnya.

Kamu bisa lho menekan biaya dari hal-hal kecil. Misalnya, kamu berlangganan TV kabel padahal kenyataannya kamu jarang menonton TV. Kalau seperti itu mah lebih baik hentikan biaya langganan secepat mungkin.

Hal lain yang bisa kamu tekan biayanya adalah layanan Internet. Jika kamu merasa biaya Internet untuk satu bulan terlalu mahal, kamu bisa mengganti provider lain yang harganya lebih murah.

Eits.. tapi kamu perlu lihat juga ya apakah provider itu memiliki koneksi yang stabil di area rumahmu. Kalau sinyalnya jelek ya sama aja bohong dong. Gak cuma bikin kesal, tapi boros juga kan karena ujung-ujungnya kamu ganti provider lagi.

Hari ke-4: Ubah kebiasaanmu

Tips menabung selanjutnya adalah dengan mencari tahu apa yang jadi pengeluaran rutinmu atau kebiasaanmu yang tanpa disadari bikin kantong jebol.

Misalnya, kamu pecinta kopi yang setiap hari harus membeli segelas kopi hangat di kafe langganan. Tapi sadarkah kamu berapa banyak uang yang sudah habiskan buat itu doang?

Coba dihitung ya, satu gelas kopi seharga Rp 50 ribu dan hari kerja dalam seminggu sebanyak lima hari. Jadi, total biaya yang harus kamu keluarkan untuk segelas kopi dalam seminggu adalah Rp 250 ribu.

Bukannya gak boleh, tapi alangkah baiknya jika kamu mengurangi kebiasaan tersebut misalnya dengan membeli bubuk kopinya dan buat sendiri di rumah atau kantor. Jadi lebih irit kan?

Hari ke-5: Tetap konsisten

tips-menabung
Nabung sedikit demi sedikit jadi bukit (today)

Bisa dibilang menabung itu seperti maraton. Garis finish-nya terlihat jauh sampai kamu tergoda berhenti di tengah jalan karena lelah. Tapi jika sudah melewati garis finish, rasanya pasti senang banget.

Karena itu, kamu harus konsisten setiap hari menabung dengan nominal yang sama. Gak usah terlalu besar, berawal dari jumlah yang kecil gak masalah kok asalkan konsisten. Syukur-syukur ada uang lebih, jadi bisa menabung lebih besar.

Hari ke-6: Tahan godaan

Setelah selama beberapa hari ekstra ngirit, terkadang kamu pengin melakukan hal yang bisa menguras isi dompet, misalnya nongkrong di mall bareng teman-teman.

Tapi untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, terkadang diperlukan pengorbanan lebih. Salah satunya ya memotong pengeluaran untuk bersenang-senang.

Hari ke-7: Hitung hasilnya

tips-menabung
Hitung hasilnya (pluggingandplaying)

Yeay! Udah seminggu menabung dan ekstra ikat pinggang. Waktunya menghitung hasil yang didapatkan. Kamu juga boleh lho memberikan penghargaan buat dirimu sendiri karena udah berhasil menahan diri selama satu minggu.

Misalnya dengan membeli makanan di restoran favoritmu atau sekedar menyeruput segelas kopi hangat kesukaanmu.

Tap ingat perjuanganmu selama seminggu ini, jangan sampai uang tersebut habis dalam sekejap. Yang ada pengorbananmu cuma sia-sia aja dong.

Itu dia tips menabung yang bisa kamu lakukan dalam satu minggu untuk menghemat pengeluaran dan bikin saldo ATM-mu membuncit. Selamat mencoba!

sumber: http://www.moneysmart.id

1.Potensi siswa

Pembinaan siswa di sekolah ditujukan pada pengembangan potensi siswa secara optimal. Diyakini bahwa setipa siswa memiliki potensi berbeda satu sama lainnya. Potensi tersebut akan dikembangkan melalui kegiatan terpadu. Salah satu potensi siswa adalah bakat, minat dan kreativitas.

2.Ketahanan sekolah

Tujuan lain pembinaan kesiswaan adalah mewujudkan ketahanan sekolah. Sekolah dipandang sebagai lingkungan pendidikan. Sekolah betul-betul menyelenggarakan proses pendidikan yang bebas dari pengaruh negatif dan akibatnya yang bertentangan dengan tujuan pendidikan.
Menciptakan ketahanan sekolah perlu dimantapkan dengan mengembangkan keperibadian.

3.Prestasi unggulan

Pembinaan terhadap siswa bertujuan untuk mewujudkan potensi siswa agar memperoleh prestasi unggulan sesuai bakat dan minat siswa. Prestasi unggulan adalah wujud aktualisasi diri siswa melalui pengembangan potensi bakat, minat dan kreativitas.

4.Masyarakat madani

Pembinaan terhadap siswa bertujuan mewujudkan suatu masyarakat madani (civil society). Masyarakat madani berawal dari masyarakat yang berakhlak mulia, demokratis dan menghormati hak azasi manusia.

sumber gambar google

sumber artikel http://www.matrapendidikan.com

angkah Tepat Agar Siswa Senang Belajar di Kelas

1. Lingkungan yang menginspirasi

Lingkungan berpengaruh besar terhadap perilaku individu, termasuk juga dengan lingkungan kelas. Oleh karena itu, lingkungan kelas harus memiliki pengaruh positif terhadap siswa. Agar semangat belajar siswa tumbuh, maka lingkungan kelas sebaiknya bisa menginspirasi siswa untuk belajar.

senang belajar - Suasana kelas yang menyenangkan

Suasana kelas yang menyenangkan. (Sumber: pinimg.com) 

Mulai dari cahaya, udara, warna, sarana, dan sebagainya. Jika ruangan kelas kurang cahaya dan udara, maka akan menyesakkan dada dan membuat mata lelah. Kemudian untuk penentuan warna, usahakan pilih yang cerah. Jangan lupa sertakan pajangan yang inspiratif. Tokoh-tokoh hebat, kalimat motivasi, hasil karya siswa, alat peraga, dan lain-lain.

2. Proses belajar yang efektif dan menyenangkan

Suasana hati siswa juga dipengaruhi dengan suasana belajar di kelas. Dengan demikian, jika proses berjalan dengan menyenangkan, maka motivasi belajar siswa otomatis meningkat. Kelas jadi lebih interaktif karena keaktifan siswa. Untuk menciptakan proses yang menyenagkan, teknik penilaian pun harus disiapkan secara variatif. Ajukan pertanyaan pada siswa sesuai pada apa yang hendak diukur.

senang belajar - Proses pembelajaran yang menyenangkan

Proses pembelajaran yang menyenangkan. (Sumber: publicbroadcasting.net) 

Agar kreativitas dan orisinalitas bangkit, maka perlu dibuat pertanyaan terbuka. Pertanyaan ini sifatnya membuat siswa merasa tertantang untuk mencapai sesuatu yang lebih, namun tetap dalam jangkauan. Jika pertanyaan itu-itu saja, terlalu mudah, maka semangat siswa untuk memberikan usaha lebih tidak akan bangkit. Pun sebaliknya, apabila terlalu sulit maka bisa mematikan usaha siswa. Untuk itu, Anda harus menjadi guru yang kreatif.

3. Suasa kompetisi kelas yang menantang

Pada umumnya, setiap individu akan merasa bangga jika memiliki sesuatu yang lebih dibanding orang lain. Sebut saja lebih pandai, lebih berhasil, lebih baik, dan masih banyak lagi. Begitu juga sebaliknya, orang akan merasa sedih jika dirinya berada di bawah orang lain. Misalnya, lebih bodoh, paling malas, selalu gagal, dan lainnya. Nah, dari sinilah setiap orang punya naluri untuk berkompetisi.

senang belajar - Suasana kelas yang kompetitif

Suasana kelas yang kompetitif. (Sumber: aissglobal.com) 

Sebagai guru, Anda perlu menyiapkan strategi agar kompetisi yang terjadi di kelas berjalan dengan baik. Aturlah agar kompetisi tetap bisa diikuti oleh seluruh siswa dan menghasilkan juara bergilir setiap waktu. Jadi tidak melulu siswa yang itu-itu saja yang menang. Biarkan setiap siswa memiliki kesempatan menjadi juara di bidangnya masing-masing.

4. Sumber belajar

Acapkali siswa enggan belajar karena kurang memadainya sumber pembelajaran. Sumber belajar yang memadai haruslah mendukung kurikulum, berkaitan dengan pengembangan diri, serta pengembangan karir. Buku cetak yang terpercaya, audio, video, media ajar yang menarik sehingga siswa tidak jenuh dengan penyampaian materi yang monoton. Semakin beragam dan lengkap sumber yang tersedia di kelas, akan makin besar kecenderungan siswa suka belajar.

5. Bantuan belajar yang siap siaga

senang belajar - Guru yang siap sedia membantu siswanya

Guru yang siap sedia membantu siswanya. (Sumber: teachuae.com) 

Ketika siswa mengalami kesulitan belajar, mereka butuh bantuan dari yang lebih paham. Jika bantuan yang dibutuhkan tidak ada, maka akan timbul kecenderungan siswa malas melanjutkan belajar. Bantuan belajar di sini bisa berasal dari guru kelas, atau guru lain yang ditugaskan membantu siswa. Jadi, dengan disediakannya bantuan belajar bagi siswa di kelas, maka mereka akan lebih suka belajar.

Cara Ampuh Mengembalikan Semangat Belajar Siswa Seusai Liburan

Bapak/Ibu Guru sudah siap menghadapi semester yang baru? Setelah liburan, biasanya akan ada banyak siswa yang kehilangan semangat belajar. Hal ini wajar karena selama liburan rutinitas siswa berubah menjadi lebih banyak bermain dibandingkan belajar. Untuk itu, Bapak/Ibu harus mencari cara yang tepat untuk mengembalikan semangat belajar siswa setelah libur panjang. Nggak perlu khawatir lagi, berikut adalah beberapa cara yang bisa diterapkan oleh Bapak/Ibu untuk menyambut para siswa seusai liburan.

1. Tunjukkan semangat Bapak/Ibu dengan menghias kelas

semangat belajar siswa

Buatlah suasana kelas yang nyaman dan menyenangkan (Sumber: eraallstarproperties.com)

Tidak hanya pada siswa, Bapak/Ibu juga bisa mengalami penurunan semangat saat harus kembali menjalani rutinitas usai liburan. Jika Bapak/Ibu saja kurang semangat, bagaimana dengan siswa? Tularkanlah semangat dari Bapak/Ibu Guru kepada siswa saat mereka hadir di sekolah. Semangat dari Bapak/Ibu juga akan membuat suasana kelas menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Selain itu, Bapak/Ibu bisa membuat tampilan baru pada kelas dengan mengatur ulang meja hingga menghias beberapa sudut kelas. Suasana yang menyenangkan dapat menjadi bekal awal untuk memulai pelajaran.

2. Mulai pelajaran dengan konten yang menyenangkan

semangat belajar siswa

Mulai pelajaran dengan konten yang ringan dan menyenangkan (Sumber: youngmarketing.co)

Jika Bapak/Ibu sudah membuat suasana kelas yang nyaman dan menyenangkan, maka langkah selanjutnya adalah memulai pelajaran dengan cara yang lebih ringan, menarik, dan menyenangkan. Pembelajaran yang ringan dan menarik dapat membantu siswa kembali beradaptasi dengan pelajaran sekolah secara lebih cepat. Siswa juga tidak kaget dan stres serta menjadi lebih bersemangat untuk kembali belajar.

Bapak/Ibu bisa menggunakan materi dari ruangbelajar sebagai sumber yang lebih menyenangkan untuk siswa. Video beranimasinya bisa digunakan untuk mengingat kembali materi pelajaran yang sudah dipelajari sebelumnya. Belajar menjadi lebih menyenangkan untuk siswa dengan misi belajar yang dibuat seperti bermain game. Seru ‘kan?

3. Berbagi cerita liburan

semangat belajar siswa

Berbagi cerita liburan (Sumber: applesandbananaseducation.com)

Cara yang satu ini mungkin sudah pernah Bapak/Ibu coba sebelumnya. Namun, menggunakan keinginan siswa untuk bercerita mengenai liburan mereka bisa membuat siswa menjadi lebih bersemangat masuk sekolah, lho. Mintalah siswa untuk berbagi cerita liburannya dalam berbagai bentuk, bisa tulisan, film pendek, atau langsung bercerita di depan kelas dengan menampilkan beberapa buah tangan yang siswa dapatkan saat liburan.

4. Berikan hadiah atau penghargaan

semangat belajar siswa

Berikan hadiah dan penghargaan (Sumber: theodysseyonline.com)

Jika Bapak/Ibu memberikan tugas untuk siswa selama liburan, tidak ada salahnya ‘kan untuk memberikan sedikit penghargaan untuk mereka saat kembali ke sekolah. Bapak/Ibu juga bisa mencontoh salah satu kebiasaan di Jerman yang memberikan bingkisan kepada siswa saat mereka masuk sekolah bernama Schultüte. Cara ini bisa memberikan semangat pada siswa untuk kembali belajar dan menciptakan mindset bahwa sekolah adalah sesuatu yang menyenangkan.

5. Ingatkan siswa bahwa ujian sudah dekat

semangat belajar siswa

Beri semangat pada siswa yang akan menghadapi ujian (Sumber: classroommosaic.com)

Bagi siswa yang akan menghadapi Ujian Nasional atau SBMPTN, Bapak/Ibu dapat menyuntikan semangat pada mereka dengan mengingatkan bahwa UN sudah dekat dan dalam hitungan minggu mereka akan menghadapinya. Maka dari itu, semangat mereka tidak boleh padam. Mereka harus berusaha lebih keras dan belajar lebih rajin agar bisa menghadapi ujian tanpa hambatan.

sumber : ruangguru

GURU

Kemajuan sebuah bangsa ditentukan oleh kemampuan para pendidiknya untuk mengubah karakter generasi penerusnya ke depan. Tanpa figur pendidik, mungkin bangsa besar seperti Indonesia tidak akan dapat menikmati hasil jerih payah putra-putri nusantara yang sudah mendorong perkembangan tersebut.

Pencapaian Indonesia hingga saat ini tidak terlepas dari peran guru yang telah membimbing anak muridnya menjadi manusia dewasa dan berperan aktif dalam pembangunan Indonesia.

Namun, demi melahirkan para “nation builders” Indonesia, hingga saat ini masih banyak guru-guru yang berjuang demi kesejahteraan diri maupun keluarga yang disokongnya.

Apresiasi yang ditujukan kepada mereka juga dinilai masih rendah mengingat betapa penting dan berharganya peran seorang Guru atau Pengajar dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

“Pemimpin! Guru! Alangkah hebatnya pekerjaan menjadi pemimpin di dalam sekolah, menjadi guru di dalam arti yang spesial, yakni menjadi pembentuk akal dan jiwa anak-anak! Terutama sekali di zaman kebangkitan! Hari kemudiannya manusia adalah di dalam tangan guru itu, menjadi manusia”.

Demikian sepenggal kalimat Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno tentang guru yang dikutip dari buku karangannya, Dibawah Bendera Revolusi.

Guru adalah sebuah profesi yang mulia karena di tangan merekalah masa depan bangsa ini ditentukan. Guru juga dianggap sebagai pahlawan pembangunan, karena di tangan mereka akan lahir pahlawan-pahlawan pembangunan yang kelak mengisi ruang-ruang publik di negeri ini. Guru yang ideal, bukan sekedar guru yang memenuhi syarat-syarat teknik: seperti pintar, pandai, atau pakar di bidang ilmu yang dimiliki; melainkan yang jauh lebih penting dari itu semua, guru harus bisa menempatkan dirinya sebagai “agent of change”.

Disini, tugas guru adalah menumbuhkan keingintahuan anak didik dan mengarahkannya dengan cara yang paling mereka minati. Jika anak didik diberi rasa aman, dihindarkan dari celaan dan cemoohan, berani berekspresi dan bereksplorasi secara leluasa, ia akan tumbuh menjadi insan yang penuh dengan percaya diri dan optimistis.
Seorang guru bisa menjadi pahlawan pembangunan yang memiliki jiwa juang, memiliki semangat untuk berkorban, dan menjadi pionir bagi kemajuan masyarakat.

Oleh sebab itu, tugas yang diemban oleh seorang guru tidak ringan, karena guru yang baik tidak hanya memberitahu, menjelaskan atau mendemonstrasikan, tapi juga dapat menginspirasi.
Seorang guru harus mampu memandang perubahan jauh ke depan, dengan demikian guru dapat merencanakan apa yang terbaik untuk anak didiknya.

Seorang guru juga harus dapat mengemban tugasnya sebagai motivator yang mampu memotivasi anak didiknya agar penuh semangat dan siap menghadapi serta menyongsong perubahan hari esok.
Peran seperti inilah yang disebut oleh Presiden Soekarno, sebagai “Guru di dalam arti yang spesial, yakni menjadi pembentuk akal dan jiwa anak-anak.”

Hemat itu Gak Susah Kok!

Tips menabung seringkali disepelekan oleh kebanyakan orang dengan alasan gampang. Tapi ujung-ujungnya gagal terus dan  malah gak bisa makan di akhir bulan.

Pasalnya, gak sedikit orang yang niatnya mau hemat tapi tetep aja boros karena godaan. Cuma gigit jari doang yang bisa dilakuin.

Contoh sederhana aja, beli bahan makanan sekaligus banyak dan ujung-ujungnya malah gak terpakai karena keburu expired. Kalau seperti itu kan yang ada kamu sendiri yang susah.

Bosan gak sih kamu ngeliat isi dompet yang kering kerontang setiap akhir bulan?

Nah, mumpung masih tengah bulan nih, yuk atur pengeluaran kamu dengan baik biar gak makan mie instan terus setiap hari.

Gak usah lama-lama, berikut ini adalah tips menabung yang bisa kamu lakukan dalam seminggu. Yuk, simak selengkapnya.

Hari ke-1: Ketahui kebiasaan burukmu

tips-menabung
Tanam duit setiap hari (therawbuzz)

Hari pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan mengetahui kebiasaan burukmu menghabiskan uang, seperti apakah kamu doyan jajan atau mungkin kamu termasuk orang yang “lapar mata” saat belanja.

Dengan mengetahui kebiasaan buruk yang menjadi penyebab keuanganmu tidak stabil, maka kamu bisa mulai mencari solusinya.

Misalnya kamu masuk ke dalam golongan orang yang “lapar mata” saat pergi ke mall. Jadi, tahan dirimu untuk tidak pergi ke mall dalam beberapa waktu.

Kalau pun memang ada kebutuhan yang harus dibeli, fokus pada barang tersebut dan segera pulang setelah membelinya. Jangan sampai kamu kalap dan uangmu terbuang percuma karena membeli barang yang gak dibutuhkan.

Hari ke-2: Merekap pengeluaranmu di bulan terakhir

Gak sedikit orang yang tidak memiliki catatan pemasukan dan pengeluaran setiap bulan. Jadi gak heran kalau mereka gak tahu kemana duitnya pergi. Tiba-tiba udah habis aja bahkan sebelum akhir bulan.

Untuk gak mengalami hal itu terus menerus, kamu perlu mencatat pengeluaran secara detail. Dan untuk memulainya, luangkan waktumu beberapa saat untuk merekap pengeluaranmu di bulan terakhir.

Dengan begitu, kamu bisa tahu mana yang jadi prioritas pengeluaranmu dan mengerem pengeluaran yang tidak penting di bulan selanjutnya. Selain itu, kamu juga jadi tahu berapa kira-kira dana yang perlu disiapkan setiap bulan buat pengeluaran wajib, seperti uang kosan, cicilan kendaraan, uang makan, dan lainnya.

Setelah selesai mencatat uang yang harus kamu keluarkan untuk kebutuhan pokok, lanjutkan dengan mencatat biaya lain yang tanpa disadari ternyata cukup menguras saldo rekeningmu setiap bulan, seperti pulsa dan internet, Spotify, member gym, dan lain-lain.

Hari ke-3: Menekan biaya

tips-menabung
Menekan biaya pengeluaran (ytravelblog)

Pernah gak sih kamu menyadari kalau setiap bulannya kamu mengeluarkan uang untuk hal yang gak benar-benar dibutuhin? Parahnya lagi, bahkan pengeluaran itu gak kecil jumlahnya.

Kamu bisa lho menekan biaya dari hal-hal kecil. Misalnya, kamu berlangganan TV kabel padahal kenyataannya kamu jarang menonton TV. Kalau seperti itu mah lebih baik hentikan biaya langganan secepat mungkin.

Hal lain yang bisa kamu tekan biayanya adalah layanan Internet. Jika kamu merasa biaya Internet untuk satu bulan terlalu mahal, kamu bisa mengganti provider lain yang harganya lebih murah.

Eits.. tapi kamu perlu lihat juga ya apakah provider itu memiliki koneksi yang stabil di area rumahmu. Kalau sinyalnya jelek ya sama aja bohong dong. Gak cuma bikin kesal, tapi boros juga kan karena ujung-ujungnya kamu ganti provider lagi.

Hari ke-4: Ubah kebiasaanmu

Tips menabung selanjutnya adalah dengan mencari tahu apa yang jadi pengeluaran rutinmu atau kebiasaanmu yang tanpa disadari bikin kantong jebol.

Misalnya, kamu pecinta kopi yang setiap hari harus membeli segelas kopi hangat di kafe langganan. Tapi sadarkah kamu berapa banyak uang yang sudah habiskan buat itu doang?

Coba dihitung ya, satu gelas kopi seharga Rp 50 ribu dan hari kerja dalam seminggu sebanyak lima hari. Jadi, total biaya yang harus kamu keluarkan untuk segelas kopi dalam seminggu adalah Rp 250 ribu.

Bukannya gak boleh, tapi alangkah baiknya jika kamu mengurangi kebiasaan tersebut misalnya dengan membeli bubuk kopinya dan buat sendiri di rumah atau kantor. Jadi lebih irit kan?

Hari ke-5: Tetap konsisten

tips-menabung
Nabung sedikit demi sedikit jadi bukit (today)

Bisa dibilang menabung itu seperti maraton. Garis finish-nya terlihat jauh sampai kamu tergoda berhenti di tengah jalan karena lelah. Tapi jika sudah melewati garis finish, rasanya pasti senang banget.

Karena itu, kamu harus konsisten setiap hari menabung dengan nominal yang sama. Gak usah terlalu besar, berawal dari jumlah yang kecil gak masalah kok asalkan konsisten. Syukur-syukur ada uang lebih, jadi bisa menabung lebih besar.

Hari ke-6: Tahan godaan

Setelah selama beberapa hari ekstra ngirit, terkadang kamu pengin melakukan hal yang bisa menguras isi dompet, misalnya nongkrong di mall bareng teman-teman.

Tapi untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, terkadang diperlukan pengorbanan lebih. Salah satunya ya memotong pengeluaran untuk bersenang-senang.

Hari ke-7: Hitung hasilnya

tips-menabung
Hitung hasilnya (pluggingandplaying)

Yeay! Udah seminggu menabung dan ekstra ikat pinggang. Waktunya menghitung hasil yang didapatkan. Kamu juga boleh lho memberikan penghargaan buat dirimu sendiri karena udah berhasil menahan diri selama satu minggu.

Misalnya dengan membeli makanan di restoran favoritmu atau sekedar menyeruput segelas kopi hangat kesukaanmu.

Tap ingat perjuanganmu selama seminggu ini, jangan sampai uang tersebut habis dalam sekejap. Yang ada pengorbananmu cuma sia-sia aja dong.

Itu dia tips menabung yang bisa kamu lakukan dalam satu minggu untuk menghemat pengeluaran dan bikin saldo ATM-mu membuncit. Selamat mencoba!